Pengertian Qana’ah ialah
rela menerima dan merasa cukup dengan apa yang dimiliki, serta menjauhkan diri
dari sifat tidak puas dan merasa kurang.
Qana’ah bukan berarti hidup bermalas-malasan, tidak mau berusaha sebaik-baiknya
untuk meningkatkan kesejahteraan hidup.Justru orang yang Qana’ah itu selalu giat bekerja dan berusaha, namun
apabila hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkanya, ia akan tetap rela hati
menerima hasil terebut dengan rasa syukur kepada Allah SWT. Sikap yang demikian itu akan mendatangkan ras
tentram dalam hidup dan menjauhkan diri dari sifat serakah dan tama’.
Nabi Muhamad SAW bersabda :“ Dari Abdullah bin Amru berkata : Bersabda
Rasulullah SAW: Sungguh beruntunglah orang yang masuk Islam, mendapat rizki
secukupnya, dan ia merasa cukup dengan apa-apa yang Allah berikan kepadanya.”
(Hadits riwayat Muslim).
Qana’ah bukan berarti hidup bermalas-malasan, tidak mau berusaha sebaik-baiknya
untuk meningkatkan kesejahteraan hidup.Justru orang yang Qana’ah itu selalu giat bekerja dan berusaha, namun
apabila hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkanya, ia akan tetap rela hati
menerima hasil terebut dengan rasa syukur kepada Allah SWT. Sikap yang demikian itu akan mendatangkan ras
tentram dalam hidup dan menjauhkan diri dari sifat serakah dan tama’.
Nabi Muhamad SAW bersabda :“ Dari Abdullah bin Amru berkata : Bersabda
Rasulullah SAW: Sungguh beruntunglah orang yang masuk Islam, mendapat rizki
secukupnya, dan ia merasa cukup dengan apa-apa yang Allah berikan kepadanya.”
(Hadits riwayat Muslim).
Qana’ah bukan berarti hidup bermalas-malasan, tidak mau berusaha sebaik-baiknya
untuk meningkatkan kesejahteraan hidup.Justru orang yang Qana’ah itu selalu giat bekerja dan berusaha, namun
apabila hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkanya, ia akan tetap rela hati
menerima hasil terebut dengan rasa syukur kepada Allah SWT. Sikap yang demikian itu akan mendatangkan ras
tentram dalam hidup dan menjauhkan diri dari sifat serakah dan tama’.
Nabi Muhamad SAW bersabda :“ Dari Abdullah bin Amru berkata : Bersabda
Rasulullah SAW: Sungguh beruntunglah orang yang masuk Islam, mendapat rizki
secukupnya, dan ia merasa cukup dengan apa-apa yang Allah berikan kepadanya.”
(Hadits riwayat Muslim).
Qana’ah bukan berarti hidup bermalas-malasan, tidak mau berusaha sebaik-baiknya
untuk meningkatkan kesejahteraan hidup.Justru orang yang Qana’ah itu selalu giat bekerja dan berusaha, namun
apabila hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkanya, ia akan tetap rela hati
menerima hasil terebut dengan rasa syukur kepada Allah SWT. Sikap yang demikian itu akan mendatangkan ras
tentram dalam hidup dan menjauhkan diri dari sifat serakah dan tama’.
Nabi Muhamad SAW bersabda :“ Dari Abdullah bin Amru berkata : Bersabda
Rasulullah SAW: Sungguh beruntunglah orang yang masuk Islam, mendapat rizki
secukupnya, dan ia merasa cukup dengan apa-apa yang Allah berikan kepadanya.”
(Hadits riwayat Muslim).
Orang yang mempunyai sifat Qana’PEah ia akan memiliki pendirian bahwa
apa yang diperolehnya atau yang ada pada dirinya adalah ketentuan Allah.
Firman Allah dalam Al-Qur’an surat Hud ayat 6 :
“Dan tidak ada suatu binatang melatapun di bumi melainkan Allah-lah yang
memberi rizkinya....(Hud 6) “
Qana’ah dalam Kehidupan
Qana’ah seharusnya merupakan sifat dasar seorang muslim, karena
sifat tersebut menjadi pengendali agar tidak surut dalam keputusan dan tidak
selalu maju dalam keserakahan, Qana’ah adalah stabilisator hidup seorang
muslim. Dikatakan stabilisator, karena seorang muslim yang mempunyai sifat
Qana’ah akan selalu berlapang dada, berhati tentram, merasa kaya dan
berkecukupan,bebas dari keserakahan (korupsi).
karena pada hakekatnya kekayaan atau
kemiskinan terletak pada hati bukan pada harta yang dimilikinya sesuai sabda Nabi Muhamad dalam salah satu
haditsnya :
“Dari Abu Hurairah r.a bersabda Nabi Muhamad : “ Bukanlah kekayaan
itu karena banyak harta benda, tetapi kekayaan yang sebenarnya adalah kakayaan
jiwa”.
(Hadits riwayat Bukhari dan Muslim)
Dengan demikian marilah kita semua menanamkan sifat Qana’ah serta
mengaplikasikan dalam kehidupan sehari- hari agar terwujudnya masyarakat yang
penuh dengan rasa ketentraman , tidak cepat putus asa ,dan bebas dari
keserakahan (korupsi) serta agar selalu berfikir positif dan maju...? SEKIAN
DARI SAYA ....Semoga bermanfaat ,,,,?
Kekurangan milik saya...,SEMPURNA ....Maha Besar ALLAH yang punya.
WASSALAM...................?